asuransi

Pandemi Berlangsung Klaim Asuransi Membludak, Berikut Penjelasannya!

10 July 2021 Terakhir diperbarui: 3 August 2021, 20:18 WIB
Bagikan:

Sudah bukan sebuah rahasia lagi jika seandainya semakin kesini pandemi virus Corona kian menjadi-jadi. Meskipun di tahun 2021 ini pemerintah sudah mulai melakukan vaksinasi kepada masyarakatnya. Namun kebiasaan sering berkumpul dan tidak menjaga jarak membuat pertambahan pasien baru juga kian tinggi. Bahkan dengan munculnya varian virus Corona yang baru dan lebih ganas, angka kematian yang disebabkan olehnya menjadi semakin tinggi. Tentunya ini bukanlah hal yang dapat disepelekan bukan.

Sejalan dengan hal ini ternyata berdampak juga pada perusahaan asuransi, nyatanya angka klaim yang dilakukan oleh masyarakat juga jadi semakin tinggi, mulai dari produk asuransi kesehatan sampai dengan asuransi jiwa bagi nasabah yang memang terdampak. Tak heran jika seandainya beberapa perusahaan yang kondisi keuangannya belum begitu sehat sampai kelimpungan untuk membayar hak bagi nasabahnya tersebut. untuk itu maka kenalilah perusahaan yang memang sehat dan juga tidak, berikut ini diantaranya, yaitu:

  1. Cek nilai RBC perusahaan tersebut, sebuah perusahaan dikatakan sehat kondisi keuangannya jika seandainya memiliki nilai RBC lebih dari 120 persen. Jika kurang dari itu artinya mereka belum sehat secara keuangan. Takutnya akan collapse sewaktu-waktu sehingga harus berhati-hati.
  2. Lihat apakah sudah terdaftar OJK atau belum, hal ini juga jadi bagian yang tidak kalah penting, umumnya ketika perusahaan belum terdaftar OJK, artinya mereka belum memenuhi standarisasi yang sudah ada. Resiko perusahaan tersebut bermasalah juga sangat tinggi. untuk sebagai calon nasabah penting bagi Anda dalam mengeceknya terlebih dahulu agar tidak menyesal.
  3. Menawarkan asuransi dengan harga dan manfaat yang tidak masuk akal, memang pada dasarnya setiap orang ingin mendapatkan produk yang murah dan banyak manfaatnya, namun jika seandainya terlalu murah bahkan cenderung tidak masuk akan sama seperti lip service, hanya pintar merayu di awal namun sebenarnya perusahaan tersebut bermasalah.
  4. Prosedur klaim yang sulit dan juga berbelit, sehingga banyak yang tidak mampu menikmati manfaat klaim tersebut.

Hati-hati hendaknya dengan perusahaan semacam ini jika Anda tak ingin menyesal.